Feeds:
Tulisan
Komentar

Penelitian kualitatif (termasuk penelitian historis dan deskriptif)adalah penelitian yang tidak menggunakan model-model matematik, statistik atau komputer. Proses penelitian dimulai dengan menyusun asumsi dasar dan aturan berpikir yang akan digunakan dalam penelitian.

Lanjut Baca »

ID.34 Korelasi

Hubungan antara variabel dapat linear ataupun nonlinear. Dikatakan linear, apabila pasangan semua titik (xi,yi) terlihat bergerombol disekitar garis lurus. Dikatakan non linear apabila pasangan titik-titik terletak di sekitar kurva non linear. Nilai yang dapat diperoleh dari korelasi adalah positif, negatif, ataupun tidak berkorelasi.

Lanjut Baca »

1.1  Pengertian
Sepanjang sejarah umat manusia, orang melakukan penelitian mengenai ada dan tidaknya hubungan antara dua hal, fenomena, kejadian atau lainnya. Usaha-usaha untuk mengukur hubungan ini dikenal sebagai mengukur asosiasi antara dua fenomena atau kejadian yang menimbulkan rasa ingin tahu para peneliti.

Lanjut Baca »

BAB I
ETIKA

A. Pengertian
Pengertian Etika (Etimologi), berasal dari bahasa Yunani adalah “Ethos”, yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom). Etika biasanya berkaitan erat dengan perkataan moral yang merupa¬kan istilah dari bahasa Latin, yaitu “Mos” dan dalam bentuk jamaknya “Mores”, yang berarti juga adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan), dan menghin¬dari hal-hal tindakan yang buruk.Etika dan moral lebih kurang sama pengertiannya, tetapi dalam kegiatan sehari-hari terdapat perbedaan, yaitu moral atau moralitas untuk penilaian perbuatan yang dilakukan, sedangkan etika adalah untuk pengkajian sistem nilai-nilai yang berlaku.
Lanjut Baca »

Ada tiga unsur yang terdapat dalam tema diatas yaitu unsur etika, Islam dan ilmu pengetahuan komunikasi. Ketiga komponen ini memiliki basis yang sama yaitu subjektivitas. Dan dalam tataran subjektivitas inilah logika manusia dapat menemukan sarangnya. Disini saya hanya membahas tentang dua hal yaitu etika dan Islam. Ilmu komunikasi tidak dapat saya bahas secara panjang lebar karena akan tidak relevan, sebab objek material ilmu komunikasi adalah manusia. Dan subjeknya juga tentu manusia, bukan mesin atau angka-angka positivisme. Artinya ilmu komunikasi adalah permasalahan antara sesama ciptaan.
Lanjut Baca »

Perizinan adalah salah satu keputusan pemerintah yang paling banyak digunakan untuk mempengaruhi dan mengendalikan masyarakat. Sebagai bagian dari keputusan pemerintah, maka perizinan pada hakikatnya adalah tindakan hukum pemerintah yang sifatnya sifatnya sepihak berdasarkan kewenangan publik yang memperbolehkan atau memperkenankan hukum bagi seseorang/badan hukum untuk melakukan suatu kegiatan. Dengan kata lain, perizinan diperlukan pemerintah untuk mengkonkretisasi kewenangan dengan beberapa tujuan dan motif tertentu yang bersifat alternatif atau komulatif.

Hal ini menunjukkan penetepan perizinan sebagai salah satu insturmen hukum dari pemerintah yaitu untuk mengendalikan kehidupan masyarakat agar tidak menyimpang dari ketentuan hukum yang berlaku serta membatasi aktivitas masyarakat agar tidak merugikan orang lain. Dengan demikian, perizinan lebih merupakan instrumen pencegahan atau berkarakter sebagai preventif instrumental.
Lanjut Baca »

Hukum :
A. Menurut Hugo De Groot
Dalam bukunya “De Jure Belli Ac Facis” (1625). Mengatakan hukum adalah peraturan tentang perbuatan moral yang menjamin keadilan.
Lanjut Baca »

ID.28 Nilai & Norma

Makna Nilai
1.Nilai adalah kegiatan manusia yang menghubungkan sesuatu dengan sesuatu yang lain untuk mengambil keputusan.
2.Menurut Kimball Young; Nilai adalah asumsi abstrak dan sering tidak disadari tentang apa yang benar dan apa yang penting.
3.Menurut A.W. Green; Nilai adalah kesadaran yang secara relative berlangsung disertai emosi terhadap objek.
4.Menurut Woods; Nilai merupakan petunjuk-petunjuk umum yang telah berlangsung lama yang mengarahkan tingkah laku dan kepuasan dalam kehidupan sehari-hari.
Lanjut Baca »

Faktor penting dalam modernisasi adalah terjadinya perubahan dalam masyarakat. Modernisasi tidak akan terjadi jika perubahan dalam masyarakat tidak terjadi. Perubahan pada hakekatnya adalah dinamika kehidupan bagi manusia sebagai makhluq Tuhan maupun makhluq sosial. Manusia sebagai makhluq sosial selalu melakukan interaksi untuk saling memenuhi kebutuhan dalam rangka ke-langsungan hidupnya. Perubahan dapat terjadi akibat interaksi yang dilakukan oleh individu baik direncanakan maupun tidak.
Lanjut Baca »

A. Introduksi
Setiap masyarakat senantiasa mengalami perubahan. Perubahan ini dapat terjadi pada setiap aspek kehidupan, baik yang menyangkut tata nilai dan norma, status, fungsi, struktur sosial dan lain sebagainya. Perubahan ini dapat terlihat apabila kita membandingkan perkembangan keadaan suatu masyarakat dari jaman ke jaman. Cepat atau lambatnya perubahan sosial pada masyarakat tergantung dari substansi dari masyarakatnya itu sendiri.

Lanjut Baca »

Tulisan Sebelumnya »